Menu Click to open Menus
TRENDING
iklan
Home » Ada Politik » Habib Rizieq Lempar Handuk

Habib Rizieq Lempar Handuk

(753 Views) November 21, 2020 10:34 am | Published by | No comment
iklan

AdaNews.id-EUFORIA kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhamad Rizieq Shihab atau lebih populer dengan sebutan Habib Rizieq masih terasa hingga sekarang. Betapa tidak, saat itu, Selasa (10/11/20) jutaan umat pendukungnya tumpah ruah ke jalan.

Ini guwe, ini pengikut guwe dan ayo siapa berani sama guwe?” Kira-kira seperti itulah gestur Habib Rizieq saat di arak oleh para pendukungnya dari Bandara Soeta hingga Petamburan, Jakarta Barat—tempat kediaman sang habib.

Seolah negara ini milik mereka (Habib Rizieq beserta kelompoknya) kerumunan massa dengan jumlah besar terus berlanjut. Pertama pada acara peringatan Maulid Nabi Muhamad, dan kedua pada acara nikahana putrinya—Syarifah Najwa Shihab.

Habib Rizieq dan kelompknya memang serasa di atas awan. Meski kerumunan massa sangat membahayakan dimasa pandemi Covid-19 tak ada satu pihak pun yang berani menindaknya. Paling hanya Nikita Mirzani yang terus mengumbar narasi-narasi menohok lewat insta stories akun instagramnya. Pemerintah?

Maaf, saat itu seperti jangkrik keinjek sepatu bot. Diam seribu bahasa. Malah, Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang harusnya bisa mencegah dan menindak tegas, malah ikut larut dalam euforia dimaksud.

Pertama, Anies sowan saat Habib Rizieq baru tiba di kediamannya. Kedua, dia juga salah seorang tamu yang hadir pada pesta pernikahan putrinya. Terang, hal ini membuat Imam Besar FPI makin menepuk dada.

Tapi, euforia itu tak berlangsung lama, pemerintah sudah cukup menahan sabar. Siapa sangka, lewat kewenangan dan kekuasaannya, pemangku kebijakan ini langsung bergerak. Dua Kapolda (Polda Metro Jaya dan Polda Jabar) dicopot jabatannya.

Kemudian, Habib Rizieq sang biang kerumunan dijatuhi denda sebesar Rp. 50 juta. Dan, bahkan dua kepala daerah, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Anies dipanggil Polda Metro Jaya Jakarta, sedangkan Ridwan Kamil dipanggil Bareskrim Polri. Keduanya dimintai keterangan karena dianggap telah abai terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Diluar itu, pemerintah tak tinggal diam. Taring-taring yang selama ini sudah dianggap tumpul kembali tajam.

Rencana Habib Rizieq menggelar reuni akbar PA 212 pada 2 Desember serta road show-nya ke beberapa daerah langsung batal. Tak ada izin buat mereka. Memaksa? Tanggung akibatnya.

Habib Rizieq terpaksa gigit jari. Kemudian terpaksa “melemparkan handuk” setelah TNI AD atas perintah langsung Pangdam Jaya, Mayjend Dudung Abdulrachman mempreteli segala atribut berbau Habib Rizieq. Misal, spanduk, baliho maupun banner.

Rizieq makin tertunduk. Dan, akhirnya pria kelahiran Petamburan, Jakarta, 24 Agustus 1965 ini membuat pernyataan tertulis. Tidak akan lagi membuat kerumunan massa selama pandemi Covid-19 belum berakhir.

Habib Rizieq yang sudah terbang tinggi ke atas awan harus kembali turun ke bumi. Dia sadar dirinya hanya warga negara biasa. Faktanya, digeruduk langsung “lempar handuk”.

Teguh Safary

Categorised in:

No comment for Habib Rizieq Lempar Handuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan iklan