Menu Click to open Menus
TRENDING
iklan
Home » Uncategorized » Jadi Kepala Sekolah Pintar Saja Tak Cukup, Tak Juga Untuk Tebalkan Kantong Pribadi

Jadi Kepala Sekolah Pintar Saja Tak Cukup, Tak Juga Untuk Tebalkan Kantong Pribadi

(161 Views) Februari 7, 2022 1:16 pm | Published by | No comment
iklan

BAHASA sederhananya, kepala sekolah dapat diartikan sebagai fungsional guru yang diberikan tugas tambahan untuk memimpin satuan pendidikan yang menyelenggarakan proses belajar mengajar. Kepala sekolah sejatinya memberikan pengaruh hebat terhadap kemajuan sekolah, bukan malah “mencuri’ peluang demi menebalkan kantong pribadinya.

Pada era revolusi industri 4.0, menjadi kepala sekolah tentu saja tidak cukup dengan modal pintar semata, namun seyogyanya bisa menguasai beberapa hal. Diantaranya:

Menjadi Teladan

Kepala sekolah akan menjadi “role model” bagi seluruh warga sekolahnya. Baik buruknya perilaku yang diperlihatkan akan menjadi cerminan dan tentu mendapatkan penilaian tersendiri bagi warganya. 

Sejatinya perilaku teladan yang diperlihatkan, baik saat sedang bekerja maupun di luar jam kerja dapat dipertahankan oleh seorang kepala sekolah. Hal ini guna menumbuhkan pemikiran positif bagi orang lain yang bisa jadi akan menjadi regenerasi kepala sekolah di masa mendatang.

Contoh sederhana bentuk dari keteladanan seorang kepala sekolah adalah tutur kata yang bersahaja, pengambilan keputusan yang tepat dan merata, serta memiliki tingkat emosional yang matang.

Kreatif dan Inspiratif


Kreatif dan Inspiratif merupakan dua hal yang senantiasa berjalan berdampingan bagi seorang kepala sekolah dalam menjalankan roda pendidikan di sekolah. Hal ini dapat diwujudkan mulai dari memberikan gagasan-gagasan positif dan brilian bagi kemajuan sekolah bahkan sampai memberikan imbas kepada sekolah lain disekitarnya untuk mengikuti hal-hal baik yang sudah dilaksanakan. 

Contoh sederhana yang dapat dilihat dari perilaku kepala sekolah yang kreatif dan inspiratif adalah menjadikan lingkungan sekolah yang nyaman bagi warganya dan senantiasa mengusung pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. 

Gemar Membaca

Mungkin ini menjadi hal yang tidak mudah untuk dilaksanakan bagi sebagian orang, terutama untuk seorang kepala sekolah. Namun pada dasarnya hidup ini terus berjalan secara dinamis, pun demikian dalam dunia pendidikan. 

Hal ini sepatutnya dilakoni oleh seorang kepala sekolah yang memiliki pemikiran maju dan berwawasan luas. Dengan demikian, dibalik usaha yang hebat seorang kepala sekolah yang tetap gemar melakukan literasi akan memberikan dampak signifikan bagi warganya untuk tetap senantiasa bertindak lokal dan berfikir global.

Peduli Sosial

Merupakan sikap dan tindakan yang yang selalu ingin memberikan bantuan kepada orang lain. Untuk seorang kepala sekolah sikap ini sangat diperlukan sebagai bentuk perwujudan kepedulian terhadap warga sekolah. 

Contoh sederhananya, kepala sekolah akan merasa sedih ketika menemukan guru yang belum mampu menyelesaikan administrasi sekolah secara tepat, bukan malah menegur keras yang dapat mengguncang jiwa guru. Pasalnya, akan berdampak tidak baik dalam proses mengajar. Dengan kata lain, penting bagi kepala sekolah untuk memperhatikan keberadaan orang lain secara utuh.

Bersahabat dan Komunikatif

Merupakan dua hal yang sangat penting untuk dibangun dan dijalankan oleh kepala sekolah. Menjadi kepala sekolah sepatutnya bukan sebuah tahta yang menjadi dinding pemisah bagi warga sekolah. Namun sebaliknya, menjadikan jabatannya itu sebagai nahkoda yang akan membawa bahtera pendidikan di sekolah tersebut menjadi lebih baik dan berdampak luas untuk kemajuan pendidikan. 

Pada akhirnya bila seorang kepala sekolah mampu memiliki sikap yang bersahabat dan komunikatif, akan melahirkan proses pembinaan yang efektif dan efesien.

Semoga kedepannya, kemajuan suatu bangsa berbanding lurus dengan lahirnya sosok-sosok kepala sekolah yang hebat dan menginpirasi dalam dunia pendidikan, yang mampu membawa perubahan luar biasa untuk Indonesia maju. Aammin. (Elang Salamina)

Categorised in:

No comment for Jadi Kepala Sekolah Pintar Saja Tak Cukup, Tak Juga Untuk Tebalkan Kantong Pribadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan iklan