Menu Click to open Menus
TRENDING
iklan
Home » Uncategorized » PUPR Sumedang Hutang Rp.2,5 M pada Para Pengusaha ini!

PUPR Sumedang Hutang Rp.2,5 M pada Para Pengusaha ini!

(146 Views) Mei 31, 2021 12:51 pm | Published by | No comment
Kantor dinas PUPR Kab.Sumedang
iklan

SUMEDANG,ADANEWS-Berita Adanews pada edisi sebelumnya dengan judul “Dinas PUPR Sumedang ‘Hutang’ Rp. 10 Milyar Pada Pengusaha Jasa Kontruksi” cukup membuat tanya besar dari beragam kalangan, baik itu dari kalangan pengusaha, aktivis maupun sejumlah pejabat Pemda di Kabupaten Sumedang. Rata-rata mereka penasaran soal aliran dana dan kepentingannya, serta siapa saja nama-nama pengusaha yang telah begitu berani “memberikan” sejumlah uang pada para pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tahu tersebut.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM), Helmi, dengan gamlang menyebut, jumlah uang tersebut awalnya merupakan titipan atau istilahnya uang “Cut” dari para pengusaha pengadaan barang dan jasa kontruksi untuk mendapatkan proyek pembangunan infrastruktur yang ada di bidang BM. Namun demikian, Helmi tidak menyebutkan secara rinci, siapa saja oknum-oknum pejabat PUPR yang menerima langsung dari para pengusaha dimaksud.

“Entahlah, kang. Yang pasti saya harus bisa mempertanggungjawabkan atau membayar hutang-hutang tersebut dengan kegiatan proyek yang ada,” terang Helmi, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Sementara, Ketua LSM BRANTAS, Asep Deddy Supriatna kembali memberikan komentarnya terkait dugaan perkeliruan yang terjadi di dinas PUPR Kab. Sumedang, bahkan pria yang akrab disapa Deddy Rongkah ini mengantongi sejumlah fakta tentang nama-nama pengusaha yang diduga telah “memberikan” atau menitipkan sejumlah uangnya terhadap oknum perjabat PUPR untuk mendapatkan sejumlah kegiatan proyek di dinas tersebut. Tidak hanya itu, dia pun membeberkan besaran rupiah dari masing-masing pengusaha dimaksud. Hanya saja, besaran uang yang baru dia kantongi belum mencapai Rp. 10 milyar.

Adapun nama-nama pengusaha berikut besaran rupiah yang telah diberikan itu adalah atas nama C sebesar Rp. 1 Milyar, I Rp. 100 juta, Y Rp. 200 juta, MK Rp. 150 juta, E Rp. 200 juta, P Rp. 400 juta, H Rp. 200 juta, Y Rp. 250 juta.

Kata Deddy, jumlah uang yang mengalir ke pejabat PUPR yang baru dia dapatkan memang belum sebesar apa yang telah diakui Kabid BM atau baru sekitar Ro. 2,5 milyar. Untuk itu, dirinya bersana tim akan terus menelusurinya.

“Saya bersama anggota LSM BRANTAS tidak akan berhenti sampai di sini. Artinya, saya akan terus mencari tahu nama-nama pengusaha lain serta besaran uangnya,” terang Deddy Rongkah.

Selain itu, Deddy Rongkah juga menyebut, konon katanya jumlah uang sebesar Rp. 2,5 milyar tersebut oleh para pejabat PUPR tidak dimasukan ke kantong pribadi sendiri, tetapi diberikan terhadap APH demi menutupi kasus besar yang terjadi di dinas dimaksud.

“Tunggu saja, saya akan cari tahu kasus besar apa sampai harus ditutupi dengan uang sebesar itu,” pungkasnya. (Elang).

Categorised in:

No comment for PUPR Sumedang Hutang Rp.2,5 M pada Para Pengusaha ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan iklan